JAMPIDUM Menyetujui Sembilan Pengajuan Restorative Justice dan Menolak Satu Permohonan

- Senin, 1 Agustus 2022 | 10:17 WIB
JAMPIDUM  Menyetujui Sembilan Pengajuan  Restorative Justice dan Menolak Satu Permohonan
JAMPIDUM Menyetujui Sembilan Pengajuan Restorative Justice dan Menolak Satu Permohonan

HALLODESANEWS---Senin 01 Agustus 2022, Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Dr. Fadil Zumhana menyetujui 9 dari 10 Permohonan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. 

Ekspose dilakukan secara virtual yang dihadiri oleh JAM-Pidum Dr. Fadil Zumhana, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Agnes Triani, S.H. M.H., Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala Kejaksaan Negeri yang mengajukan permohonan restorative justice serta Kasubdit dan Kasi Wilayah di Direktorat T.P. Oharda. 

Adapun 9 (sembilan) berkas perkara yang dihentikan penuntutannya berdasarkan keadilan restoratif adalah sebagai berikut:

Tersangka VICK F. LEKATOMPESSY dari Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat yang disangka melanggar Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

Tersangka REGINA NIFANNGILYAU alias GINA dari Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. 

Tersangka SUROYO als WOWON bin SUKIRNO dari Kejaksaan Negeri Metro yang disangka melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. 

Tersangka IRVAN SUSANTO bin PAINO dari Kejaksaan Negeri Metro yang disangka melanggar Pasal 480 ke-1 KUHP tentang Penadahan. 

Tersangka I BUDI LESTARI bin SURONTO; Tersangka II WANDA FERIYANTO BIN AGUS SULIS; Tersangka III FAISAL FAJRI bin ASDADIN; Tersangka IV ABDILLAH TRI ANGGARA bin EKO HARIYONO; Tersangka V DANIEL MAHENDRA BIN HARYANTO dari Kejaksaan Negeri Metro yang disangka melanggar Pasal 480 ke- 1 jo. Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP tentang Penadahan.

Tersangka UU MAS’UD alias MAS UD bin SUDIMAN dari Kejaksaan Negeri Batam yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Tersangka JONI RANDONGKIR dari Kejaksaan Negeri Biak Numfor yang disangka melanggar Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang Penghancuran/Perusakan Barang. 

Halaman:

Editor: Bernadus B.M

Tags

Terkini

X